Minggu, 05 Agustus 2012

Harus kita berpisah? demi masa depan


Setelah beberapa bulan aku sekolah disana, sebelum semester genap  tiba, kepala sekolah mengatakan aku gak bisa sekolah disini dan menyarankan lebih baik aku sekolah di SDLB, karena cocok dengan kemampuanku.
Ibuku amat merasa terpukul mendengar kata-kata kepala sekolah yang menyatakan bahwa sekolah luar biasa lebih baik buatku padalah ibu sangat keberatan mendaftarkan aku sekolah diSLB.
“Artinya kita akan berpisah dengan guru dan teman baik“ sahutku saat meninggalkan kelas.
Begitu berat meninggalkan guru dan teman-teman tercinta, sebelum  meninggalakan sekolah tersebut aku pamit dengan guru dan teman-temanku, kemudian ibu guruku memelukku sambil menitikan air mata, entah...aku tak tahu apa arti air mata itu.
“Selamat tinggal guruku dan teman-temanku, aku harus pergii T_T, terimakasih buat semuanya“
kataku saat meninggalkan sekolah lama

Sekolah baruku di SLB 
          
SDLB, aku benar-benar tidak mengenal sekolah SDLB..???
Aku dan ibu pergi kesekolah yang dimaksudkan guru skolahku sebelumnya, disana aku merasa asing dilingkunganya..
 aku merasa heran melihat anak-anak yang bebeda usia denganku   mengerakan tanganya cepat-cepat mulut nya komat kamit tak karuan,.
aku menarik baju ibu dengan maksud ingin berbicara
“ibu.. aneh, koq anak-anak  disini kaya gitu bu sambil menunjukan kearah anak tersebut,
Sayang.. apa yang mereka lakukan tadi itu adalah suatu komunikasi mengunakan tangan (isyarat)   
karena sebagian mereka tidak bisa berbicara disebut tunarunggu.. maka bershukurlah anakku,
“kamu masih bisa berbicara meskipun sedikit-sedikit”
Aku kaget dengan pernyatan ibu. aku sangat kasihan sama mereka,
Apakah pahit hidupnya seperti ini,,?? Membuatku mengerti bahwa masih ada orang yang mempunyai kekurangan lebih dari aku.. tapi dilihat dari wajah mereka, mereka sangat bahagia.

hari senin aku mulai sekolah disana..
            Pertama masuk sekolah disana aku mendapatkan banyak pengalaman.
Mulai berkenalan dengan anak-anak tunarungu dan yang lain-lainnya.
Aku diajari teman-teman  belajar bahasa yang biasa digunakan untuk berkomunikasi denagn gerak tangan disebut bahasa isyarat...
Baru sebentar belajar berkomunikasi aku sudah bisa berbagi dengan teman-temanku.
Ada yang bercerita tentang pengalamanya berdaptasi disekelilingnya dan ada juga yang mengatakan bahwa dia bahagia dengan keadaanya saat ini, yang paling menyedihkan bagiku diantara mereka ada yang mempunyai ibu keras,kejam dan suka menyiksa anaknya sendiri buah hatinya dengan alasan tidak terima kehadiran anaknya.. mengerikan sekali... jujur.. aku kasihan sekali sama teman aku satu ini.. cantik dan baik lagi, aku juga tak tahu harus berbuat apa-apa selain memberi dukungan semangat buat temanku ini.
Tapi aku benar-benar terharu dengan keoptimisan teman-teman baruku ini..
           
Orang lain bisa,kenapa aku tidak?
 jadi Aku juga harus bisa

Disekolah tersebut aku menjadi kebanggaan guru serta warga sekolah karena aku telah mengukir prestasi disekolah tersebut, tak hanya aku, teman-temanku juga.
Lomba mengarang tingkat SD seprov di Bukitinggi dan tingkat enam lomba mengarang nasional dijogjakarta pernah aku raih,
Lomba Fashion show juara 1 tingkat prov di Payakumbuh dan bagian Finalis Fashion show dijogjakarta dan juara 2/ 3 lomba tennis meja di padang dan diBukittinggi, masih ada lainnya yang gak bisa disebutkan.
            Akhirnya aku berhasil lulus di SMPLB dengan nem  25 dan ingin melanjutkan sekolah di SMK umum agar komunikasi ku berjalan lancar serta mewujudkan cita-citaku.
            Awalnya Ibu tidak menyetujui usulku untuk sekolah di SMK umum dengan alasan takut aku diejek oleh teman-teman seperti dulu dan juga meragukan kemampuanku.
            “Ibuku sayang, Hal itu Ibu tak usah khawatir, karena aku sudah besar dan juga bisa mengendalikan perasaaanku, ibu, kalau masalah kemampuanku dibawah rata-rata anak normal lain aku akan berusaha dengan semaksimal mungkin bu, orang lain bisa kenapa kita tidak?, jadi kita juga harus bisa bu“
            Akhirnya Ibu menyetujuinya dan berkata padaku “Anakku,Ibu setuju tapi Jika ada teman-temanmu yang mengejekmu, jangan pernah sedih ya anakku“
            “Ya bu, insya Allah bu.“
Setelah itu aku dan Ibu pergi kesekolah SMK swasta yang terfavorit dikotaku.
            Alhamdulilah aku diterima di Smk swasta di SMK PEMBINA BANGSA.
Tantangan ku disini adalah berkomunikasi dan berkutat pada pelajaran yang memang sulit bagiku karena pelajaranku banyak yang tertinggal dan Aku mengambil jurusan akutansi.
Alhamdulilah Kepala sekolah,Guru-guru dan teman-temanku mau menerima aku apa adanya.
Semua berkat kemauanku dan dukungan MOTIVASI dari mereka, aku semangat belajar bersama teman-temanku yang kebanyakan normal.
Meskipun susah, mereka selalu berusaha menanamkan motivasi pada diriku dan aku sangat berterimakasih atas jasa-jasa yang mereka berikan  selama ini.
Setelah 3 tahun sekolah Di SMK Pembina Bangsa akhirnya aku lulus dengan nem rata-rata 8,0.
Dan sekarang aku memulai kuliah diPTN negeri dipadang mengambil jurusan Pendidikan Luar biasa..
            Do`ain aku ya para pembaca supaya aku sukses selalu ya.
Do`a mu sangat berarti bagiku...








Bersambung..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan tinggalkan jejak dan terimakasih telah meninggalkan rindu disini