Banyak orang yang mengenalku sejak lahir tak menyangka
kalau aku telah tumbuh dewasa seperti saat ini, begitu juga kata dokter
meragukan apakah aku akan bertahan kedepannya, “sepertinya Anak Ibu kemungkinan
hidupnya tak akan bertahan lama”, kata dokter saat Ibu menanyakan keaaanku.
Kenapa,,,,? Apakah karena aku lahir secara
prematur, apakah karena keadaanku lemah hingga
kata-kata itu sangat menyakitkan perasaan Ibu??, namun Ibu berusaha tegar demi
ananda, buah hatinya.
Bagiku kata "anakmu takkan bertahan lama" dari dokter memang menyakitkan seperti yang ibu ceritakan padaku , sampai sekarang Ibu masih mengenang kata-kata itu bahkan Ibu pernah berfikir adakah lebih sakit dari kata-kata itu.
Sejak dilahirkan aku diletakkan dalam
kotak pemanas dan bersama selang susu asi dimasukan lewat lubang hidungku oleh
dokter agar kesehatanku optimal.
karena tak punya biaya ibu membawaku
pulang dari rumah sakit yang telah merawatku selama 2 minggu meski awalnya
dokter tidak mengizinkan karena kondisiku masih lemah dan belum membaik, tapi
bagaimana lagi?? Ibu terpaksa harus membawaku pulang kerumah dalam keadaan yang
begitu menyedihkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan tinggalkan jejak dan terimakasih telah meninggalkan rindu disini